262 total views,  4 views today

Untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) go digital, Kementerian Koperasi dan UKM menggelar “Pahlawan Digital UMKM 2020” dan menyeleksi 126 pendaftar yang merupakan inovator untuk membantu UMKM.

Penggagas Pahlawan Digital UMKM Putri Tanjung mengungkapkan saat ini sudah terpilih 30 inovator digital dan terpilih untuk mengikuti pelatihan.

Putri menjelaskan dengan pelatihan ini para inovator bisa mengembangkan inovasi mereka dan menjangkau lebih banyak lagi pelaku UMKM. “Program ini bukan hanya soal memenangkan kompetisi, tapi tentang bagaimana agar inovasi mereka berkembang dan dapat menjangkau lebih banyak lagi pelaku UMKM,” kata Putri dalam konferensi pers virtual, Senin (21/9/2020).

Dia mengungkapkan para inovator yang mengikuti bootcamp ini memiliki keunikan dalam memberikan solusi digital bagi UMKM. Krealogi misalnya, yang menyediakan platform digital untuk manajemen rantai pasok (supply chain) bagi UMKM kriya. Ada pula Mantab yang mendigitalisasi pedagang minuman keliling.

Juga Femalepreneur.id yang memberdayakan UMKM perempuan dengan menyediakan platform pembelajaran pendidikan kewirausahaan melalui kelas interaktif dan pendampingan intensif. Beberapa dari mereka juga memberdayakan para petani, peternak dan nelayan dengan digitalisasi seperti Bisnisternak.id, Kang Duren, Belanjaikan.com dan Bonsay.

Selain beberapa platform di atas, para inovator yang lolos seleksi 30 besar lainnya adalah AppOn, Ayowebs, Auto Pilot Store, Boleh.id, Booble.id, Cabang, dan Chatbiz.id. Ada juga CrediBook, Doit BMI, Gets.id, Hey Indonesia, Keroncongantar.com, Klik Direktori, dan Kopral. Selain itu, ada Lapak Cerdas, Lowcost Indonesia, Optima UKM, Plaza Dayeuhluhur, Restoku, Soodu.id, Kururio, Finata dan GardhaCatering.

Putri menyebutkan pelatihan ini didukung oleh Grab Indonesia dan Shopee untuk meningkatkan manfaat ekonomi digital. Sementara Shopee yang selama ini juga menjadi salah satu rumah digital bagi para UMKM, merasa perlu membantu para inovator muda agar lebih berdaya dan terus bermunculan.

“Kami melihat masih banyak ruang gerak yang bisa di-explore oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan individu guna memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi UMKM di Indonesia,” ujar Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja.

Sylke Febrina Laucereno – detikFinance

By admin

Klik untuk mulai WA
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Klik tombol panah kirim untuk memulai...